Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pendiri Rumah Sakit Wuhan Terjebak ketika Tangani Virus Corona

Pendiri Rumah Sakit Wuhan Terjebak ketika Tangani Virus Corona ketika orang lain sedang ingin pergi dan keluar dari kota Wuhan yang saat itu sedang diisolasi, terdapat seorang pengusaha dari Hong Kong yang mengambil resiko yang sangat besar sekali. Pengusaha besar dari Hong Kong Yang bernama Tse Chunming mengambil resiko dengan memasuki kota Wuhan pada 23 Januari, dan dia juga sangat sadar bahwa kota asal virus Corona itu akan di tutup.

Tse merupakan pria yang berusia 60-an ini dan juga ketua dari Perusahaan Industri Asia Wuhan, yang mendirian Rumah Sakit Umun Wuhan Asia Heart Hospital pada tahun 1999 dan juga mendirikan Rumah Sakit Umum Wuhan Asia pada tahun 2018. Dia denga seua keluarganya berada di Hong Kong. Akan tetapi, dia memutuskan untuk pergi ke Wuhan 2 hari sebelum Tahun Baru Imlek, saat itu di mengetahui mengenai penutupan kota disana.

Dia juga bukan hanya usahawan pendiri rumah sakit wuhan dan pemimpin dari isolasi perusahaan. Namun dia juga presiden Kamar Dagang Hong Kong yang ertempat di China-Wuhan, dan anggota komite lainnya tetap Provinsi Hubei dari KKPRC atau Konferensi Konsultatif Politik Rakyat Cina. Dia berkata mealui telepon, “karena sayalah yang bertanggung jawab akan rumah sakit, maka moral staf akan sangat terpukul sekali jika saya tidak berada disana”. “adanya kehadiran saya, juga dapat memastikan sumber daya dapat manfaatkan dengan lebih baik”.

rumah sakit wuhan

Nah, sejak saat itu, Rumah Sakit Umum Asia ini telah menghentikan layanan untuk rawat jalan, dan hanya menerima pasien Covid-19 yang sedang di rujuk oleh pemerintah. Tse berkata “dengan hanya memiliki pasokan alat pelindung dan juga masker yang sangat ketat. Itulah penyebab dari staf kami dengan menggunakan perlingdungan yang sangat tidak memadai telah terinfeksi oleh virus ini”, dengan menambahnya 30 karyawan lebih yang telah terinfeksi oleh oleh virus dan telah menerima perawatan di rumah sakit.

Dan Tse juga menambahkan bahwa dari 420 pasien dengan penyekit yang sama telah berada di rumah sakit wuhan lainnya, termasuk juga 2 warga Hong Kong, seorang anak dan ayah. Tse juag menyampaikan bahwa sang ayah, Li Kwok-Chiu, sebelumnya sudah diisolasi di rumah karena rumah sakit telah kehabisan fasilitas tempat tidur. Dengan kondisi yang semakin mrmburuk, putranya yang bernama Li Ka-ho yang berumur 36 tahun ini mencari bantuan pada hari jumat alu dari kantor perdaganagn Wuhan, lalu pemerintah Hong Kong menghubungi Tse.

Tse juga mengatakan bahwa kondisi mereka yaitu ayah dan anak tersebut kini sudah semakin membaik, menambahkan juga bahwa ahli mikrobiologi Yuen Kwok-yung dari University of Hong Kong, ini telah menghubingi dia juga telah menawarkan untuk saran medis pada hari rabu malam, setelah dikabarkan bahwa 10 warga Hong Kong yang telah terifeksi di kota Hubei.

Tse juga berkata perkiraan 20 pasien Covid ini telah sembuh dan telah dipulangkan dari rumah sakit wuhan miliknya, tanpa adanya kematian. Dan Tse pun percaya bahwa epidemi di Wuhan saat ini sedang mendekati akhir dan telah di perkitakan pada akhir Maretini akan berkurang. Hubungan Tse dengn Wuha ini dimulai ketika ia setelah mengunjungi kota yang bermarkan di salah satu klien bisnisnya. Dan dia juga telah mengeluarkan bisnis perdangangan setelah is menyelesaikan study nya di Hong Kong pada tahun 1980-an dengan mengekspor bahan bahan bangunan dari Jepang dan Korea Selatan ke kota kota daratan melalui Hong Kong.

Dan itulah pendiri rumah sakit wuhan yang terjebak di Wuhan. Dan pada tahun 1993, pengusaha ini meluncurkan hotel Wuhan Asia, dan kemudia dia merambah ke berbagai sektor yakni sektor medis dan hingga membangun rumah sakit. Thankyou very much.

 

Post a comment for "Pendiri Rumah Sakit Wuhan Terjebak ketika Tangani Virus Corona"