Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kementrian kesehatan menjadikan Pedoman Utama Cegah Covid-19

Kementrian kesehatan menjadikan Pedoman Utama Cegah Covid-19 pada 6 Maret 2020 pemrintah kini telah menerbitkan mengenai protokol utama dalam menangani kasus tersebarnya virus corona. Nah, protokol tersebut di susun bersamaan dengan kantor staf kpresidenan brsama dengan berbagai kementrian juga yang paling utama yaitu kementrian kesehatan, yang memenag di tunjukkan agar menjadikan pedoman utama, sehingga akan sangat mudah diimplementasikan dengan siapapun.

Menurut kepala staf kepresidenan Republik Indonesia mngatakan “protokol tersebut telah di publikasikan, dengan 5 protokol yang di luncurkan ini sifatnya yaitu untuk memperkuat protokol protokol yang sudah ada sebelumnya. Dan unutk harapannya masyarakat dapat memahami dan juga dapat melaksanakan bersama sama dengan pemerintah juga”. Ketika acara konferensi pers di publikasikan protokol penanganan covid 19 tepatnya di gedung Bina Graha, konpleks Istana Negara pda hari jumat 6 maret 2020.

Unutk protokol yang di terbitkan yaitu diantaranya protokol kesehatan, protokol pengawasan, protokol komunikasi, protokol area insitusi pendidikan, dan juga protokol are publik dan transportasi. Unutk pembuatan protokol tersebut akan dilakukan dan dilaksanakan di seluruh indonesia dan tentunya dengan di pandu oleh secara terpusat oleh kementrian kesehatan.  Pada tanggal 17 Februari, pemerintah juga melaukan perbaikan penguatan protokol.

kementrian kesehatan

Dari aspek protokol kesehatan, kemenkes kini mematok suhu 38 derajat C sebagai titik demam pemerintah yang merujuk kepada mereka yang demam ke rumah sakit terdekat. Dan juga kemudian, pemerintah juga menghimbau masyarakat unutk tetap menggunakan masker. Dan untuk kondisi yang darurat, bila bersin atau batuk maka tutuplah dengan menggunakan sapu tangan atau menggunkaan siku lengan Anda. Untuk masyarakat yang sakit juga terus dihimbau untuk tidak menggunakan atau mengendarai transportasi umum untuk meminimalisir terjadinya penularan penyakit corona ini.

Nah, terkait mengenai daerah, kementrian kesehatan telah menerapkan caraynag masih sama melalui pengembilan spesimen suspect dan lalu dikirim langsung dnegan melalui pusat penelitian untuk pengembangan kesehatan dan dapat mengetahui status pasien. Pemerintah juga mengatakan bahwa seorang pasien yang terinfeksi virus corona apabila telah di nyatakan negatif setelah mellui 2 kali emeriksan.

Dan jika belum, maka harus sesuai dengan prosedur kesehatan akan tetap harus diisolasi dan terus di rawat. Selanjutny abericara mngenai aspek protokol pada area pendidikan. Sekolah juga harus tetap menyediakan sarana untuk mencuci tangan. Pemerintah juga telah mengistruksikan kepada sekolah unutk selalu hidup bersih dan juga sehat denga menjaga kesehatan tubuh. Pihak sekolah pun juga tetap mengatur jalannya absensi ketidak hadiran bagi selurug warga sekolah. Dan juga untuk tetap memastikan salah stu alasan mereka tidak hadir adalah karena sakit.

Dan mereka yang sakit untuk diarahkan ke rumah sakit dan memeriksakan dirinya. Satu lagi, untuk protokol komunikasi, yang menjadikan panduan bagi seluruh elemen elemen. kementrian kesehatan memberi informasi tersebut selalu mengenai corona kepada publik. Dengan adanya protokol ini juga mengatur alur komunikasi pusat dan juga daerah. Diharapkan juga, dengan melalui protokol ini,akan terwujud komunikasi pemerintah yang baik sehingga tidak dapat menimbulkan kepanikan di masyarakat nantinya.

Untuk harapan kita semua juga nantinya, dneganadanya penanganan covid-19 ini, pemerintah bersama masyarakat bergotong- royong dalam melaksankan protokol ini. Dan juga tetap untuk elalu menjaga kesehatan diri, selalu menjaga jarak fisik dengan orang lain. Kementrian kesehatan dan kita juga dapat membantu Indonesia pulih kembali. Thankyou very much.

 

Post a comment for "Kementrian kesehatan menjadikan Pedoman Utama Cegah Covid-19"