Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengobatan Alternatif Tulang Belakang yang Bengkok, Tanpa Operasi

Qsehat.com - Skoliosis adalah kelainan pada tulang belakang yang melengkung, sehingga seperti membentuk huruf S atau C. Kelainan ini bisa terjadi kepada siapa saja, baik laki-laki atau perempuan. Dan bisa diatasi dengan berbagai pengobatan alternatif tulang belakang yang bengkok.

Penyebab skoliosis sendiri belum diketahui secara pasti, bahkan gejala awalnya bisa tidak nampak. Karena tidak menimbulkan rasa nyeri, dan baru kelihatan perbedaannya setelah kondisi lebih parah. Lantas, kapan harus ke dokter atau menjalankan pengobatan alternatif tulang belakang yang bengkok?
pengobatan alternatif tulang belakang yang bengkok.
pengobatan alternatif tulang belakang yang bengkok.
Ragam Pengobatan Alternatif Tulang Belakang yang Bengkok

Pengobatan atau terapi scoliosis dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa faktor. Seperti usia, jenis kelamin, derajat dan letak kemiringan, serta perkembangan kondisi tersebut. Namun, segeralah ke dokter spesialis tulang, jika tingkat kemiringan sudah mencapai 20 derajat (anak usia ≥10 tahun).

Ingat, penanganan saat tulang belakang belum terlalu bengkok akan lebih mudah untuk dilakukan. Jadi, jangan tunggu kondisinya menjadi terlalu miring. Selain melalui obat-obatan, scoliosis juga bisa ditangani dengan melakukan pengobatan alternatif tulang belakang yang bengkok. Seperti : 

1. Gips atau Casting

Metode casting ini dilakukan sebagai bentuk pengobatan alternatif tulang belakang yang bengkok pada bayi. Caranya yaitu dengan merekatkan gips pada sisi luar tubuh bayi dan digunakan dalam sehari-hari. Pemasangannya harus dilakukan oleh pihak yang berpengalaman.

Karena mengalami pertumbuhan yang sangat cepat, orang tua harus rutin memeriksakan bayi. Selain untuk melihat perkembangan tulang belakang, gips juga perlu diganti dengan ukuran yang pas. Tujuannya agar bayi tetap nyaman dan tidak menimbulkan permasalahan baru.

2. Scoliosis Bracing

Terapi bracing digunakan untuk menangani skoliosis dalam taraf sedang dan pasien masih mengalami pertumbuhan tulang. Perlu diingat, brace hanya bisa mencegah tulang belakang agar tidak bertambah miring. Jadi, tidak bisa membetulkan kemiringan yang sebelumnya terjadi (skoliosis parah).

Namun, brace lebih nyaman digunakan terutama untuk anak-anak. Karena dibuat mengikuti postur badan dan mudah untuk dibuka atau dilepas. Anak yang menderita skoliosis ringan harus melakukan pemeriksaan secara rutin, minimal 4 sampai 6 bulan satu kali secara konsisten dan rutin.

3. Metode Schroth

Schroth merupakan metode pengobatan alternatif tulang belakang yang bengkok tertua di dunia. Terapi ini dikembangkan di negara Jerman oleh wanita bernama Katharina Schroth. Kemudian, terapi ini dilanjutkan oleh anak perempuannya yang menjadi seorang fisioterapis dan namanya pun semakin dikenal. Di sini, pasien akan diajarkan gerakan-gerakan untuk melawan postur tulang belakang mereka.

Setelah itu, dilanjutkan dengan tahapan memperkuat otot-otot untuk posisi baru yang sudah dikoreksi. Tahapan dan gerakan tersebut disesuaikan dengan kondisi scoliosis dan kesehatan pasien.
Meskipun berbeda, pada dasarnya semua gerakan di metode schroth memenuhi tiga unsur yang akan dijelaskan dalam ulasan berikut ini.
  • Bentuk simetri otot
Tulang belakang yang bengkok juga dapat mempengaruhi otot-otot yang berada di sekitar punggung. Oleh karena itu, metode ini fokus untuk membenahi keduanya, agar semua otot dapat kembali simetri.
  • Pernapasan

Teknik pernapasan menjadi unsur penting dalam metode ini. Karena untuk mengembalikan bentuk tulang rusuk serta jaringan lunak di sekitarnya, pasien harus memutar tulang belakang sembari bernapas. Teknik ini disebut teknik pernapasan sudut rotasi.

  • Kesadaran diri
Sebelum dan saat melakukan terapi, pasien harus menyadari keadaan dirinya sendiri. Baik tentang posisi tulang belakang yang melengkung, maupun posisi yang dapat memperburuk kondisinya.

Demikian sedikit ulasan mengenai pengobatan alternatif tulang belakang yang bengkok. Namun, alangkah lebih baik jika kelainan ini tidak terjadi. Mencegah tentu jauh lebih mudah daripada mengobati, apalagi membetulkan tulang belakang yang bengkok. Oleh karena itu, perlu membiasakan anak-anak untuk tidak menerapkan gaya hidup yang salah.

Seperti duduk dengan menyilangkan kaki, jalan membungkuk, membawa terlalu banyak beban, serta belajar dengan posisi menelungkup. Sebaliknya, biasakan diri untuk duduk dengan posisi ergonomi. Yaitu punggung lurus tetapi tidak kaku, paha horizontal dengan letak lantai, serta mata dalam posisi sejajar dengan buku. Semoga bermanfaat bagi yang sedang mencari pengobatan alternatif tulang belakang yang bengkok.

Post a comment for "Pengobatan Alternatif Tulang Belakang yang Bengkok, Tanpa Operasi"