Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Hati-hati, Ketahui Penyebab Siklus Haid Kacau

Hati-hati, Ketahui Penyebab Siklus Haid Kacau – Siklus yang kacau ini sangat penting untuk diperhatikan. Pasalnya, kekacauan ini mungkin saja pertanda suatu gejala penyakit serius. Meski tak selamanya berarti demikian, wanita tetap harus waspada. Jangan sampai telat penanganan, dan semuanya menjadi berantakan. Sebelum mengenal penyebabnya lebih jauh, mari pelajari dulu tentang arti dan kategori normal pada siklus haid.

siklus haid kacau

Pengertian dan Penyebab Siklus Haid Kacau

Haid atau menstruasi adalah peristiwa meluruhnya sel-sel darah yang ada di dalam rahim, akibat tidak adanya pembuahan. Ada 2 istilah dalam haid yang harus dipahami, yaitu masa haid dan siklus haid. Masa haid adalah rentang waktu terjadinya haid, biasanya sekitar 2 sampai 7 hari. Sementara siklus haid adalah jarak antara hari pertama haid sampai satu hari menjelang haid bulan berikutnya. Umumnya, siklus haid terjadi dalam waktu setiap 28 hari sekali. Namun, jika masih berada dalam kisaran 21 sampai 35 hari, tetap dikatakan normal.

Jika kurang atau lebih dari aturan umum tersebut, maka dapat dikatakan bahwa siklus haid kacau. Hal ini dapat ditandai dengan perdarahan yang berat, kram bagian perut yang cukup intens, atau terjadi perdarahan di antara periode haid. Meski tidak selalu berakhir dengan buruk, alangkah lebih baik jika wanita lebih waspada. Berikut adalah beberapa penyebab siklus haid yang menjadi kacau :

Stres

Pada beberapa orang, stress menempati urutan pertama yang mengacaukan siklus haid. Hal ini disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon. Yaitu hormon kortisol memiliki kadar yang lebih tinggi, sehingga memengaruhi produksi hormon reproduksi. Akibatnya, proses ovulasi atau pelepasan telur menjadi tidak normal dan terganggun. Selain mengacaukan siklus haid, setres juga bisa membuat masa PMS pada wanita menjadi lebih berat.

Pola Hidup

Ada pepatah yang mengatakan, “Kamu adalah apa yang kamu makan”. Hal ini ada benarnya, karena kondisi kesehatan seseorang juga ditentukan oleh asupan makanan dan aktivitas harian. Lebih dari itu, pola hidup juga dapat menyebabkan siklus haid kacau. Oleh karena itu, perhatikan pola makan serta jenis makanan yang dimakan. Lalu imbangi dengan istirahat yang cukup dan rutin berolahraga.

Perubahan Berat Badan Ekstrim

Memiliki tubuh ideal memang menjadi dambaan setiap wanita. Mereka bahkan tak segan untuk melakukan program diet ketat untuk menurunkan berat badan dengan cepat. Namun, berhati-hatilah. Karena penurunan berat badan yang ekstrim justru dapat mengacaukan sistem hormon di dalam tubuh. Begitu juga jika wanita mengalami kenaikan berat badan yang drastis, hal serupa juga berlaku. Sehingga keduanya, sama-sama berisiko mengalami siklus haid yang kacau balau.

Alat Kontrasepsi

Salah satu efek samping dari penggunaan alat kontrasepsi adalah siklus haid kacau, baik berupa pil, IUD, maupun suntik. Oleh karena itu, cari tahu terlebih dahulu mengenai kelebihan kekurangan alat kontrasepsi yang ingin digunakan. Tidak ada salahnya untuk konsultasi dengan pihak medis, agar risiko ini dapat diminimalisir. Sebab, alat kontrasepsi biasanya digunakan selama bertahun-tahun. Sehingga kekacauan ini mungkin juga akan berlangsung cukup lama.

PCOS

Polycystic ovary syndrome atau PCOS adalah gangguan yang terjadi pada sistem reproduksi. Hal ini disebabkan adanya ketidakseimbangan hormon seks di dalam tubuh, yakni antara hormon estrogen dan progesteron. Selain itu, kelebihan hormon seks pria (androgen) dan kista ovarium juga dapat memicu PCOS. Jika sudah sampai memengaruhi siklus haid, lebih baik segera lakukan pemeriksaan ke dokter.

Demikianlah ulasan mengenai penyebab siklus haid kacau. Sekali lagi, tidak semua kekacauan dalam haid mewakili hal-hal yang buruk. Oleh karena itu, lebih baik periksakan diri ke dokter untuk mengetahui alasan yang pasti. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan.

Post a comment for "Hati-hati, Ketahui Penyebab Siklus Haid Kacau"