Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Diet Busui Aman Tanpa Mengurangi Produksi ASI

Qsehat.com - Ada cara diet busui yang tepat, aman, dan sesuai anjuran ahli nutrisi. Itu, tidak hanya menyehatkan saja, melainkan bisa menurunkan berat badan. Namun, perlu menunggu hingga 8 minggu setelah melahirkan agar tidak mengganggu kesehatan Anda dan si kecil.

Cara diet untuk ibu menyusui agar langsing yang tepat adalah memperhatikan pola makan. Selain itu, pilih olahraga yang tepat dan baik untuk busui. Karena tentunya, bisa saja berdampak pada kualitas ASI dan pemenuhan gizi sang buah hati. Nah, agar tak salah, yuk cari tahu lebih lanjut tentang cara diet busui di bawah ini.

cara diet busui
cara diet busui

Inilah Cara Diet untuk Ibu Menyusui yang Aman dan Sehat

Ada beberapa cara diet busui yang bisa Anda lakukan agar badan langsing dan sehat serta ASI pun terpenuhi, diantaranya:

ASI Ekslusif dan Diet Ibu Menyusui

Daun katuk, kurma, dan kacang-kacangan adalah beberapa jenis makanan yang efektif melancarkan produksi air susu ibu. Bila produksi ASI lancar, Anda tidak akan kesulitan memberikan ASI eksklusif. Susuilah bayi sesering mungkin sesuai kemauan bayi, karena dengan begitu Anda telah menjalankan cara diet busui termudah.

Seluruh nutrisi, termasuk lemak dalam ASI akan ditransfer ke tubuh si kecil. Kebanyakan ibu menyusui akan secara intensif mengalami penurunan berat badan hingga 0,8 kilogram per bulan karena menyusui eksklusif.

Makan Teratur dan Perhatikan Porsinya

Pola makan teratur adalah kunci keberhasilan semua jenis diet. Anda salah bila berpikir bahwa diet adalah mengurangi atau menunda makan. Variasikan menu harian Anda dengan makanan bergizi, mengandung lemak, protein, karbohidrat, vitamin, dan juga mineral.

Makanlah dalam porsi kecil dengan intensitas yang sering. Selain mempertahankan kualitas air susu ibu, trik ini berguna untuk menghindari keinginan makan berlebih pada busui.

Tetap Terhidrasi

Asupan cairan yang masuk ke tubuh Anda akan digunakan oleh tubuh untuk memproduksi ASI. Penting bagi busui untuk minum cukup air. Karena selain menjaga energi tetap baik, asupan cairan yang baik akan berefek menurunnya nafsu makan sehingga membantu keberhasilan diet Anda. Selain air putih, Anda juga bisa mengonsumsi jus buah segar, buah potong, dan juga smoothies.

Hindari Diet Berat

Diet berat dan berisiko seperti diet rendah karbohidrat, diet cairan, diet keto, ataupun diet ketofastosis bukanlah cara diet busui yang aman. Pengurangan asupan kalori yang dilakukan secara drastis akan membuat tubuh Anda lemas dan menurunkan kualitas dan produksi ASI. Selain itu, kandungan nutrisi dan gizi dalam ASI juga akan menurun kualitasnya.

Olahraga

Tak kalah penting, aktivitas fisik atau olahraga juga harus rutin Anda lakukan selama masa menyusui. Tidak melulu olahraga berat dan lama, olahraga ringan secara rutin selama 30 menit setiap hari pun cukup berkontribusi bagi diet sehat Anda.

Hindari Konsumsi Kafein dan Alkohol

Teh, kopi, dan soda adalah jenis minuman berkafein yang harus Anda hindari selama masa menyusui. Bila Anda tidak bisa menghentikan sama sekali, paling tidak kurangi porsinya menjadi maksimal satu kali dalam sehari.

Selain itu, cara diet busui yang paling penting adalah menjauhi minuman beralkohol. Kandungan alkohol dapat menghambat pertumbuhan hormon oksitosin, yang berdampak pada terganggunya produksi air susu ibu, serta membuat ASI beraroma tajam.

Menu Makanan Diet Ibu Menyusui

Beras merah, kacang dan biji-bijian, buah-buahan, ikan salmon, daging tanpa lemak, produk susu rendah lemak dan turunannya, gandum, telur, dan sayuran hijau adalah jenis makanan kaya protein, vitamin, zat besi, kalsium, dan mineral yang dibutuhkan ibu menyusui.

Nah, bila Anda sedang menyusui dan ingin menurunkan berat badan, tak perlu cemas, cara diet busui di atas sangat mudah dilakukan sembari menyusui sang buah hati tanpa sedikitpun mengurangi kualitas dan produksi ASI.

Post a comment for "Cara Diet Busui Aman Tanpa Mengurangi Produksi ASI"