Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tiga Cara Aman Diet Sehat untuk Remaja, Gak Bikin Badan Sakit!

Tiga Cara Aman Diet Sehat untuk Remaja, Gak Bikin Badan Sakit! – Banyak remaja yang ingin mempunyai tubuh langsing. Untuk mencapai keinginannya ini tak jarang mereka melakukan diet ketat yang sangat menyiksa seperti membiarkan tubuh merasa lapar untuk waktu yang lama, makan satu jenis makanan saja, atau melakukan olahraga dengan intensitas yang tinggi tanpa mengkonsumsi makanan yang memberi asupan energi. Apabila hal ini mereka lakukan terus menerus, tak ayal bukan langsing yang akan didapatkan tetapi justru badan menjadi lemas dan akhirnya jatuh sakit.


Remaja masih sangat membutuhkan asupan kalori dan gizi untuk masa pertumbuhannya. Oleh karena itu diet tidak boleh dilakukan sembarangan karena hal ini dapat menghambat proses pertumbuhan dan memicu masalah kesehatan. Maka dari itulah diet harus dilakukan dengan benar tanpa mengurangi kandungan nutrisi yang penting bagi para remaja. Ikuti pola makan dan minum yang sehat dengan cara mengurangi konsumsi makanan yang kurang baik serta gaya hidup yang sehat.


diet sehat untuk remaja
diet sehat untuk remaja

Cara Diet Sehat untuk Remaja

Berikut adalah tiga cara diet sehat untuk remaja yang bisa dilakukan. Para orangtua diharapkan turut serta mengontrol agar diet yang dilakukan oleh para remaja menjadi efektif dan tidak merugikan tubuh mereka. Melakukan diet dengan cara yang dijelaskan berikut ini dapat membantu menurunkan berat badan, akan tetapi tidak menyebabkan remaja kekurangan nutrisi yang dibutuhkan bagi pertumbuhan tubuh.

Tidak Melupakan Sarapan

Melewatkan kegiatan sarapan sangat merugikan remaja karena aktifitasnya sangat padat di pagi hari. Tidak sarapan justru menyebabkan keinginan untuk ngemil di luar jam makan yang dapat memicu pertambahan berat badan. Tidak sarapan akan menyebabkan kurangnya asupan energi di dalam tubuh sehingga mereka tidak dapat maksimal menjalankan aktifitasnya. Sulit berkonsentrasi, pusing, dan badan terasa lemas adalah gangguan yang mungkin terjadi jika mereka melewatkan sarapan.


 Sebagai menu sarapan pada diet sehat untuk remaja, sajikanlah roti gandum dengan selai kacang. Roti gandum rendah karbohidrat tetapi kaya akan serat, sedang selai kacang sangat tinggi protein. Kedua makanan ini sangat bagus untuk menu diet karena tidak berpotensi meningkatkan berat badan tetapi mampu memenuhi kebutuhan nutrisi sepanjang pagi. Telur rebus, dadar, maupun telur orak-arik juga sangat baik untuk memenuhi kebutuhan kalori dan gizinya. Kombinasikan dengan salad sayur dan susu rendah lemak.

 Kurangi Minuman yang Manis

Daripada mengkonsumsi soda yang tinggi kalori dan kadar gula, gantilah minumannya dengan jus buah buatan sendiri tanpa gula. Minum jus buah buatan buatan sendiri tentu lebih higienis, rasanyapun lebih segar dan tentunya akan lebih menyehatkan dibandingkan air soda. Biasakan para remaja untuk minum air putih minimal dua liter sehari agar tubuhnya tetap terhidrasi. Memberikan susu atau yoghurt rendah lemak juga bisa dijadikan alternatif dalam menu diet mereka.

Lakukan Aktifitas Fisik

Ajak para remaja untuk selalu melakukan aktifitas fisik dalam diet sehat untuk remaja. Orangtua bisa memberikan pilihan seperti jogging, bersepeda, atau berenang. Meski begitu masing-masing remaja menyukai aktifitas fisik yang berbeda. Oleh karenanya biarkan mereka memilih aktifitas yang disukai. Libatkan remaja dalam kegiatan harian di rumah yang memerlukan banyak gerak seperti membersihkan dan menyapu halaman, menyiram bunga, mengepel lantai, dan menata rumah.


Demikian tiga cara diet sehat untuk remaja. Orang tua harus selalu mengontrol agar kebutuhan nutrisi tubuhnya tetap terpenuhi meski sedang menjalankan diet karena hal ini berhubungan dengan proses pertumbuhan remaja.

 

 

 


Post a comment for "Tiga Cara Aman Diet Sehat untuk Remaja, Gak Bikin Badan Sakit!"