Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mengenal Lebih Jauh Mengenai Jantung Koroner


Mengenal Lebih Jauh Mengenai Jantung Koroner! Jantung koroner merupakan salah satu penyakit jantung, yang paling umum dan paling banyak kasus yang terjadi. Jantung koroner ini adalah peristiwa dimana pasokan udara yang begitu kaya akan oksigen menuju otot jantung terhambat. Hambatan tersebut terjadi karena disebabkan oleh plak pada pembuluh jantung, atau terjadi di arteri koroner.

Pada dinding arteri mengalami kondisi ateroskelosis, dimana adanya penumpukan kolesterol dan lainnya. Contohnya saja fibrin dan kalsium yang dapat membentuk sumbatan atau plak yang terjadi di pembuluh darah arteri. Perlu anda ketahui semuanya, jika plak ini tubuh pada usia muda dan semakin memiliki risiko tinggi seiring bertambahnya usia.

Dalam kasus ini, jika dibiarkan begitu saja dan tidak diobati maka plak akan mengganggu elastisitas dari pembuluh darah ateri. Kejadian ini dapat menyebabkan terganggunya kelancaran aliran darah pada tubuh seseorang. Lantas apa sih sebenarnya yang menyebabkan seseorang bisa terkena penyakit jantung koroner?
jantung koroner
Jadi seseorang dapat mengalami serangan jantung itu dikarenakan adanya pembesaran plak, sehingga pembuluh arteri jantung akan semakin menyempit. Jika sudah tersumbat, maka suplai pasokan oksigen ke jantung akan semakin sedikit juga. Dalam kasus ini plak bisa lepas dan menyumbat hampir ke seluruh bagian pembuluh darah arteri.

Hal yang Dapat Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung Koroner

Sebenarnya dalam kasus ini, belum diketahui secara pasti mengenai terbentuknya plak pada pembuluh arteri. Namun, ada beberapa hal yang mampu meningkatkan risiko seseorang mengalami permasalahan pada jantung. Berikut pembahasan singkatnya:

1.      Merokok

Merokok menjadi faktor terbesar dalam meningkatkan penyakit jantung koroner. Para perokok diperkirakan dapat mengalami risiko terkenanya penyakit jantung sekitar 24%, angka tersebut jauh lebih besar daripada orang yang tidak merokok. Karena pada rokok mengandung zat nikotin dan karbon monoksida, dimana zat tersebut dapat memaksakan jantung bekerja lebih berat dari biasanya. Selain itu, bahan kimia lain yang terkandung dalam rokok, ternyata dapat merusak lapisan arteri koroner.

2.      Diabetes

Siapa sangka, ternyata penderita diabetes memiliki risiko dua kali lipat meningkatnya penyakit jantung koroner. Hal ini dikarenakan penderita diabetes memiliki lapisan dinding pembuluh darah lebih tebal, daripada orang biasa. Karena tebalnya dinding arteri koroner ini, bisa menyebabkan gangguan kelancaran aliran darah ke jantung.

3.      Kolesterol

Jika kolesterol yang mengalir dalam darah memiliki jumlah yang banyak, maka akan menyebabkan penyakit jantung koroner. Kolesterol yang dimaksud disini adalah kolesterol jahat yang sering disebut Low Density Lipoprotein (LDL). Kolesterol ini yang memiliki kecenderungan untuk menempel dan dapat menimbun di arteri jantung.

4.      Tekanan Darah Tinggi

Memiliki tekanan darah tinggi, ternyata dapat meningkatkan risiko seseorang terkena serangan jantung. Seseorang dikatakan memiliki tekanan darah yang tinggi jika memiliki tekanan sistolik berkisar pada 130 mmHg dan diastolik 80 mmHg bahkan lebih. Tekanan sistolik adalah tekanan darah saat jantung berkontraksi untuk memompa darah keluar. Sedangkan diastolik adalah tekanan darah yang terjadi ketika otot jantung meregang dan mengisi darah.

5.      Terjadinya Penggumpalan Darah

Risiko meningkatnya jantung koroner yang terakhir, adalah terjadinya penggumpalan darah pada arteri koroner sehingga akan menghambat suplai darah menuju jantung.
Nah, itu dia informasi yang dapat kami sampaikan mengenai jantung koroner. Ternyata kita bisa mencegah dari terkenanya serangan jantung, dengan cara menjaga kesehatan tubuh. Yuk, cintai jantung kita, dengan pola hidup yang lebih sehat.

Post a comment for "Mengenal Lebih Jauh Mengenai Jantung Koroner"