Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kenali Gejala dan Pencegahan Dini Masuk Angin


Kenali Gejala dan Pencegahan Dini Masuk Angin. Bagi Anda yang bekerja full-time, bekerja di luar ruangan dengan potensi angin yang kencang, di ruangan ber-AC atau yang lainnya, pastinya Anda akan mengalami gejala badan terasa tidak enak, pening dan pusing serta berbagai macam gejala lainnya yang berpotensi ke arah sana. Istilah ini sangat dikenal di Indonesia, dan menurut pakar kesehatan dunia, hanya Indonesia yang sering mengalami dan menderita penyakit ini. Penyakit apakah itu? Bagaimanakah gejala dan pencegahannya?

Penyakit Unik tetapi Sangat Mengusik


Penyakit ini disebabkan akibat seseorang sering beraktivitas di lingkungan atau ruangan yang memiliki potensi angin yang kencang. Pada dasarnya, angin memiliki peran penting bagi tubuh manusia untuk menjaga keseimbangan metabolisme tubuh dan juga berfungsi sebagai sistem sirkulasi pernapasan. Tetapi, jika seseorang keseringan mendapat asupan angin yang berlebih apalagi angin malam, maka tidak bisa dipungkiri akan menderita penyakit masuk angin.

Penyakit ini memiliki gejala yang cukup banyak, diantaranya adalah pening dan pusing, pandangan terasa berat, kurang konsentrasi dan fokus, badan terasa pegal dan linu, serta perut kembung dan begah. Penyakit ini tidak bisa dipandang remeh karena akan sangat mengganggu aktivitas Anda, terutama yang memiliki aktivitas berlebih seperti ibu rumah tangga, pekerja full-time, pekerja kantor dan lain sebagainya. Hal ini bisa Anda kendalikan dengan mengetahui gejala dan pencegahannya secara dini.
masuk angin
Gejala yang sering dialami oleh seseorang adalah batuk, pilek dan suara serak. Langkah pencegahan yang harus dilakukan adalah dengan memperbanyak minum air putih, direkomendasikan untuk meminum air putih hangat. Dengan minum air putih, tubuh Anda akan bereaksi mengeluarkan keringat dan sebenarnya itulah biang dari masuk angin, yakni tersumbatnya pori-pori kulit oleh angin yang menyebabkan sirkulasi pergantian cairan tidak bekerja secara optimal.

Berikutnya, gejala yang mungkin Anda rasakan ketika melakukan aktivitas adalah badan terasa pegal dan linu serta pusing. Untuk penanganan dini pada gejala ini yaitu dengan memakan irisan bawang merah. Hal ini sudah kami riset dan lakukan ketika sering melakukan aktivitas malam dan sangat disarankan setelah meminum air putih, coba kombinasikan dengan memakan irisan bawang merah. Tidak perlu banyak untuk mengkonsumsinya, cukup setengah siung dan badan Anda akan terasa pulih.

Pencegahan dini yang lainnya adalah dengan membuat racikan jahe hangat atau bisa Anda kombinasikan dengan susu. Sesuai selera Anda untuk membuat racikan minuman yang dapat mencegah masuk angin, atau bisa Anda racik dengan madu atau lemon jika tidak menyukai susu. Kandungan dalam susu ini memiliki protein yang tinggi dan dapat memperbaiki fungsi imunitas tubuh yang melemah, apalagi dengan madu atau lemon yang memiliki manfaat menyegarkan tubuh Anda.

Pencegahan selanjutnya bisa Anda lakukan dengan mudah yaitu kerokan. Hal ini sudah menjadi trend pengobatan sejak dahulu ketika seseorang mengalami gejala penyakit ini dan biasanya yang melakukan kerokan adalah yang benar-benar sudah sakit. Namun, tak ada salahnya ketika Anda sudah mengenal gejalanya, Anda boleh saja melakukan kerokan, cukup dengan uang koin, minyak zaitun (yang disarankan) dan gerusan bawang merah.

Pada dasarnya, pencegahan masuk angin tersebut hanya menyembuhkan gejala yang datang, tetapi semua pencegahan tersebut sudah diteliti secara kompleks dan terbukti nyata. Terlebih pada pencegahannya yang sifatnya herbal akan sangat membantu Anda dalam mengurangi adiksi terhadap obat-obatan kimia dan memberikan kemudahan bagi Anda dalam mencegah penyakit.

Post a comment for "Kenali Gejala dan Pencegahan Dini Masuk Angin"