Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Diet yang Benar Bagi Penderita Jantung Koroner


Diet yang Benar Bagi Penderita Jantung Koroner. Penyakit jantung koroner merupakan penyakit berbahaya. Penyakit ini ditandai dengan pembuluh darah yang menyempit. Seseorang mengalami serangan jantung pada saat gumpalan darah menutupi salah satu pembuluh darah. Akibatnya, persediaan oksigen ke jantung terganggu. Bahkan, lebih parahnya bisa membunuh banyak sel yang ada di jantung.
Beberapa faktor disinyalir bisa membuat timbunan lemak semakin menumpuk di pembuluh darah koroner, di antaranya adalah merokok, kurang berolahraga atau ada keluarga terdekat yang pernah menderita jantung koroner.
Dewasa ini, banyak program diet ditawarkan oleh sejumlah pihak. Tujuannya tentu beragam. Mulai dari menurunkan berat badan hingga membentuk tubuh yang ideal. Dalam hal ini, ada banyak korelasi antara diet dan jantung koroner. Sebab, penderita jantung koroner harus menjaga makanannya agar tubuh tetap sehat dan prima. Selain itu, dengan diet yang benar, kondisi jantung tidak memburuk dan tidak menimbulkan penyakit sekunder yang lain.
Menurut para ahli jantung koroner, diet yang sebaiknya dilakukan penderita jantung koroner adalah diet yang seimbang. Maksudnya adalah takaran semua unsur gizi yang terdapat pada makanan dan minuman yang dikonsumsi penderita jantung koroner harus seimbang. Dengan demikian, meskipun menjalani diet, penderita jantung koroner tidak memiliki masalah lain pada kesehatannya.
Supaya diet dan jantung koroner mempunyai efektivitas bagi penderita, para dokter menyampaikan sejumlah cara yang benar agar manfaatnya dirasakan oleh penderita. Menurut sejumlah sumber kesehatan, diet yang dilakukan mesti melihat penyakit sekunder penderita, seperti darah tinggi atau kelebihan berat badan. Berikut ini adalah penjelasannya.
diet dan jantung koroner

1. Tekanan darah tinggi

Seandainya penderita jantung koroner memiliki tekanan darah tinggi, maka diet yang mesti dilakukannya adalah mengurangi makanan yang asin dan mengadung garam. Ukuran garam yang terdapat dalam makanan mesti dikurangi dan disesuaikan dengan keadaan pasien. Sebagai pengganti garam, bumbu dapur yang lain seperti rempah-rempah bisa digunakan untuk makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

2. Masalah kolesterol

Agar diet dan jantung koroner terkait erat, salah satu masalah yang mesti diperhatikan adalah masalah kolesterol pada penderita. Jika hal tersebut terjadi, menurut nasihat dokter, penderita jantung koroner harus mengurangi semua makanan yang mengandung minyak berlebihan terutama minyak dengan lemak jenuh. Untuk memasak makanan sehari-hari, pilihlah minyak dengan lemak tak jenuh.

3. Kegemukan

Apabila penderita jantung koroner mengalami kegemukan, maka tindakan yang harus dilakukannya adalah melakukan aktivitas yang bisa mengurangi berat tubuh seperti olahraga ringan yang dianjurkan oleh para dokter. Di antaranya adalah berjalan kaki dan bersepeda. Kedua bentuk olaharaga ini aman dilakukan oleh penderita jantung koroner.
Dalam hal ini, selain cara di atas, diet dan jantung koroner bisa efektif dilakukan dengan mengurangi makanan yang mengandung kalori. Jika dilakukan dengan benar, diet akan berhasil mengurangi beban jantung pasien, membuat berat tubuh menjadi normal dan asupan gizi tetap terjaga.
Para dokter ahli juga menyarankan agar penderita jantung koroner rajin mengonsumsi makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan atau makanan nabati. Buah-buahan dan sayur-sayuran juga disarankan bagi penderita jangung koroner. Di antaranya adalah tomat, ubi jalar, kedelai dan kacang tanah.
Selain itu, mengonsumi air dalam jumlah yang banyak juga membuat diet dan jantung koroner menjadi efektif.  Dengan banyak mengonsumsi air, tubuh penderita tidak akan kekurangan cairan meskipun banyak melakukan aktivitas yang menguras keringat.

Post a comment for "Diet yang Benar Bagi Penderita Jantung Koroner"