Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Diet Sehat untuk Remaja di Usia 15 Tahun

Cara Diet Sehat untuk Remaja di Usia 15 Tahun. Kegemukan bukan hanya masalah bagi orang dewasa, karena kegemukan dapat dialami oleh siapa saja, baik anak-anak maupun remaja. Sehingga, remaja pun tidak luput menjadi salah satu jenjang usia yang mengalami kegemukan.

Tentunya, melihat si anak yang memasuki jenjang remaja dalam kondisi kegemukan akan membuat Bunda khawatir. Bukan hanya soal kesehatan, namun juga berkenaan dengan penampilan si anak. Ya, meski tidak sepenuhnya benar, tidak sedikit remaja yang merasa minder dengan bentuk tubuhnya yang tidak seperti teman-temannya.

diet sehat untuk remaja
diet sehat untuk remaja

Cara Diet Sehat Untuk Remaja Usia 15 Tahun

Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menurunkan berat badan. Salah satunya adalah dengan menjalankan diet. Namun, mengingat si anak yang masih dalam masa pertumbuhan, diet yang dijalankan pun tidak boleh semabarangan. Oleh karenanya, berikut akan dipaparkan mengenai cara diet sehat untuk remaja usia 15 tahun.

Kurangi makanan dan minuman manis

Selain dengan mengurangi porsi atau ukuran makan, cara diet yang aman untuk remaja adalah dengan mengurangi pengonsumsian makanan dan minuman manis. Karenanya, makanan seperti permen dan coklat adalah olahan makanan yang baiknya dihindari. Selain itu, pengonsumsian minuman seperti soda, jus yang diberi gula atau minuman manis lainnya juga sebaiknya dikurangi.

Hal ini karena dengan tidak mengonsumsi sekaleng soda, si anak akan menghindari pemasokan 150 kalori dalam sehari ketika menjalankan diet sehat untuk remaja. Sehingga sebagai gantinya, Bunda dapat menawarkan makanan maupun minuman yang lebih sehat, seperti susu low-fat, maupun jus berbagai sayur dan buah yang tidak ditambahi dengan gula dan full cream.

Mengunyah dengan sempurna

Cara diet sehat berikutnya adalah dengan makan pelan-pelan. Cara makan tersebut akan membuat makanan terkunyah secara sempurna. Nah, dengan makan pelan-pelan pun, selain dapat mencegah supaya tidak mudah tersedak, tubuh akan dapat mengirimkan sinyal kenyang pada otak setelah 20 menit makan. Oleh karena itu, jika sedang sarapan atau ketika sedang makan bersama si anak, Bunda dapat mengingatkan si anak untuk makan secara pelan-pelan.

Hindari kebiasaan ngemil

Salah satu hal yang dapat menggagalkan diet sehat untuk remaja adalah kebiasaan ngemil. Oleh karena itu, untuk mendukung proses diet yang sedang dijalankan, sangat disarankan untuk menghindari kebiasaan ini. Sebaliknya, mengonsumsi makanan 0 kalori, seperti apel, maupun telur, dapat menjadi alternatif jika si anak tidak dapat menahan diri untuk tidak mengunyah makanan.

Jangan mager

Cara diet sehat berikutnya adalah menghindari kebiasaan mager atau malas gerak. Hal ini karena proses metabolisme tubuh akan lebih cepat ketika tubuh melakukan banyak aktivitas. Oleh karenanya, akan sangat baik jika mager diganti dengan aktivitas yang lebih sehat lainnya, seperti jogging, daily plank, maupun bersepeda yang kini kembali populer.

Perbanyak minum air putih

Cara diet sehat untuk remaja yang terakhir adalah dengan memperbanyak konsumsi air putih. Hal ini karena cairan merupakan salah satu unsur yang harus dicukupi oleh tubuh. Oleh karena itu, karena tubuh secara signifikan mengurangi konsumsi minuman manis, air putih yang memiliki lebih banyak manfaat dapat dijadikan solusi sekaligus alternatif minuman yang menyehatkan.

Demikian adalah paparan mengenai cara diet sehat untuk remaja usia 15 tahun. Mengingat ia yang masih dalam proses pertumbuhan, diet ketat sangat tidak disarankan yaa Bun. Oleh karena itu, cara-cara tersebut adalah cara-cara yang aman dan tidak memaksa tubuh si anak untuk terlalu keras beradaptasi dengan gaya hidup yang baru.


Post a comment for "Cara Diet Sehat untuk Remaja di Usia 15 Tahun"

Berlangganan via Email